Pinjaman BTN Agunan Sertifikat Rumah 2018

Bank BTN menawarkan produk pinjaman dengan agunan sertifikat rumah secara mudah dan cepat. Jenis kredit multi guna ini dirokomendasikan bagi anda yang ingin mengajukan pinjaman jaminan SK Kerja namun belum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku. Bila dengan jaminan SK Kerja nominal pinjaman maksimal masih terlalu kecil tidak ada salahnya anda mengajukan sertifikat rumah sebagai agunan. Melalui pinjaman BTN agunan sertifikat rumah anda dapat mengajukan nominal kredit hingga 80% dari nilai jaminan. Dengan demikian nominal pinjaman yang dapat anda ajukan dapat optimal sesuai kebutuhan.

Debitur dapat mempergunakan uang pinjaman dari Bank BTN dengan jaminan sertifikat rumah tersebut untuk keperluan konsumtif. Beberapa diantaranya seperti biaya perbaikan rumah, biaya ibadah haji, membeli kendaraan bermotor, membayar biaya kuliah, biaya pernikahan, dan lain sebagainya.

Pinjaman BTN Agunan Sertifikat Rumah

Untuk mempermudah pemahaman anda dapat melihat ringkasan produk kredit BTN agunan sertifikat rumah berikut ini.

Nama ProdukKredit Agunan Rumah
Plafon MaksimalRp 1 Miliar
Tenor Maksimal10 Tahun
Proses Pencairan14 Hari Kerja
Suku Bunga12,5% - 14% per tahun
Jaminan/ AgunanSertifikat Rumah/ Properti Lain

Syarat Pengajuan Kredit

Proses pengajuan kredit hampir sama dengan pengajuan pinjaman Multi Guna CIMB Niaga Jaminan BPKB Mobil yakni dimulai dengan mengumpulkan aplikasi kredit hingga pencairan dana. Berikut syarat yang harus terpenuhi calon debitur.

KewarganegaraanWarga Negara Indonesia (WNI)/ WNA pemegang KITAP/ KITAS
Rentang Usia21 - 65 Tahun
Status PekerjaanKaryawan Tetap, PNS, Pegawai Swasta/ Pengusaha/ Profesional
Pendapatan MinimumRp 4 Juta Per Bulan
Jenis JaminanSertifikat Rumah/ Properti Lain

Dokumen yang Dibutuhkan

Selain memenuhi kebutuhan di atas pengajuan kredit juga wajib menyertakan dokumen. Tabel berikut ini merupakan beberapa syarat dokumen yang perlu anda persiapkan sebelumnya.

Salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku
Identitas keluarga berupa salinan KTP Pasangan, Surat Nikah, dan KK
SK Pengangkatan dan Slip Gaji 3 bulan terakhir (Bagi karyawan)
NPWP Pribadi
NPWP Badan Usaha (Bagi Wiraswasta)
Legalitas usaha (Wiraswasta)
Legalitas usaha ( bagi pengusaha)
FC akte pendirian perusahaan (Wiraswasta)
FC Surat Ijin Praktek (bagi profesional)
Identitas bank berupa fotocopy rekening tabungan BTN
FC Legalitas Jaminan
(SHM/ IMB/ SHGB)

Biaya dan Suku Bunga yang Perlu Anda Tahu

Mempertimbangkan suku bunga serta biaya yang dikenakan bagi debitur menjadi salah satu pertimbangan tepat sebelum mengajukan pinjaman. Berikut beberapa biaya yang perlu anda ketahui sebelumnya.

Suku Bunga12,5% - 14% per tahun
Biaya Provisi1% dari pinjaman yang dilunasi
Biaya AdministrasiRp 500.000
Biaya MateraiRp6.000
Asuransi-
Penalti Pelunasan Dipercepat1% dari pinjaman yang dilunasi
Denda Keterlambatan1,5% dari nominal angsuran
Biaya LainSesuai ketentuan

Sebagai perbankan milik negara BTN selalu menciptakan produk sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Tidak heran jika Bank Tabungan Negara terus berkembang dan memiliki produk jasa keuangan unggulan bagi rakyat Indonesia.

Sebelum mengajukan pinjaman BTN agunan sertifikat rumah silakan anda menanyakan syarat dan ketentuan terbaru pada pihak Bank. Selain itu anda juga bisa menanyakan tabel angsuran atau simulasi cicilan bulanan untuk nominal pengajuan tertentu. Silakan datangi kantor cabang BTN terdekat atau hubungi call center di 1500-286.

Beri rating artikel ini!
Tag:
author

Penulis: 

Menjadi marketing bukanlah suatu hal yang buruk. Bahkan dari sini aku menemukan banyak hal yang tidak bisa aku dapatkan dimanapun. Panggil aku Anita sapaan akrab nan hangat.

Komentar ditutup.